Program 2 Anak Lebih Bae : Program Priotitas Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Kupang

oleh -16 views

Kupang, HRC- salah satu program Nasional sejak masa orde baru kepemimpinan Presiden Soeharto negara Indonesia tergolong salah satu negara padat penduduk setelah China dan India, untuk itu program keluarga Berencana 2 anak cukup bagi setiap pasangan suami-istri dengan tujuan mengendalikan perpadatan penduduk Indonesia.

Program ini dipandang berhasil dengan menunjukkan fakta bahwa di tahun 2000-an terdapat pengawasan sosial dimana setiap pasangan keluarga kecil mengidolakan dua anak cukup sebagai penerus keturunan. Dan bagi pasangan yang memiliki anak lebih dari dua mendapat sorotan pengawasan sosial.

Dinas Pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (Prov.NTT) merupakan dinas teknis yang menanggani program pengendalian angka kelahiran masyarakat Kota Kupang yang tentunya disinkronisasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Kepala dinas (Kadis) Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Kupang, drg.Fransisca Johana Hermien Ikasasi ditemui media Independent Hak Rakyat di ruang kerjanya Rabu, (13/10/2021) mengatakan program kerja pada dinas teknis ini secara kontekstual dan aplikasi mengatur dan membahas khusus pengendalian angka kelahiran di Kota Kupang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Kupang, drg.Fransisca Johana Hermien Ikasasi

” Perlu diketahui bahwa program KB dan promosi edukasi publik terkait alat kontrasepsi yang oleh masyarakat umum mengidentikan dinas ini sebagai dinas KB. Dan sungguh, KB dam program kesehatan keluarga merupakan program prioritas” Jelas Sisca.

Terkait tingkat kesadaran masyarakat Kota Kupang dalam hal kesadaran masyarakat dalam membudayakan pola hidup KB tidak lain Sisca mengatakan sampai saat ini tingkat kesadaran masyarakat Kota Kupang semakin membaik terhadap program KB sebagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

” Memang ada masyarakat yang tidak menginginkan program KB namun, ada juga Masyarakat yang menerapkan program ini sebagai program menyentuh kebutuhan” Ungkap Sisca.

Selain itu tambah Sisca bahwa pandangan masyarakat dengan pola hidup masyarakat Kota Kupang yang berada pada tuntutan ekonomi yang tinggi tentunya pandangan banyak anak banyak rejeki sangat tidak berlaku. Untuk itu sudah tentu jarak angka kelahiran harus diatur secara bijaksana oleh setiap pasangan suami- istri.

” Saya boleh katakan masyarakat yang terlibat aktif dalam program KB tentunya sangat tidak rugi dan pasti tidak menyesal karena program KB sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia” Tegas Sisca.

Menjawab media ini terkait tindakan promotif yang dilakukan dinas ini bagi masyarakat Kota Kupang tidak lain Sisca mengatakan pihak dinas teknis dalam program kerja tahunan telah mengagendakan kegiatan sosialisasi bagi masyarakat dimana kegiatan ini
Dapat terlaksana berkat kerjasama dinas dan Pemerintah dan Kecamatan di Kota Kupang.

“Setiap tahun kita turun sosialisasi ditengah masyarakat.Kita bangun komunikasi dengan lurah dan camat,tokoh masyarakat dan tentunya seluruh stake holder yang ada” Jelas Sisca.

Perlu diketahui bahwa program KB khusus untuk Kota Kupang dengan tag line 2 anak lebeh bae, merupakan himbauan moril Pemerintah Kota Kupang dalam menata tingkat angka kelahiran masyarakat Kota Kupang demi mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat publik Kota Kupang secara prima yang totalitas dari seluruh dimensi kehidupan.

Untuk itu program keluarga berencana sangat bermanfaat bagi setiap keluarga Indonesia terkhusus keluarga masyarakat Kota Kupang. (Frengco/Eshy)

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.