Pembangunan Daerah Berbasis Proyek Sangat Tidak Efektif.

oleh -181 views
Cosmas D. Lana, SH, M.SI . Kepala BAPELITBANGDA PROV. NTT./ suaraflobamora.com

Kupang, HRC – Sebagaimana diketahui bahwa selama negara dan pemerintah mendekatkan pelayanan pembangunan dengan pola pendekatan proyek sudah tentu hasilnya amat tidak efektif. Karena apa ? dalam pelaksanaan proyek sudah tentu berpatok pada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan akan memunculkan banyak factor keterbatasan termasuk factor waktu dan segalanya. Hal inilah yang akan dapat menampakkan bagaimana setelah waktu pelaksanaan proyek,dari segi asas manfaat pun akan nampak menjadi urusan nomor dua.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Nusa Tenggara Timur , Cosmas D. Lana,SH,M.Si kepada media ini menuturkan bagaimana kelemahan pemerintah selama menjalankan kegiatan pembangunan dimana pola pendekatan adalah pendekatan berbasis proyek sehingga ketika selesai masa proyek maka sudah pasti hasilnya akan nampak tidak efektif. “ Kita tahu bahwa selama ini pola pendekatan pembangunan adalah pendekatan proyek sehingga setelah selesai proyek maka selesailah sudah kegitannya” Jelas Cosmas.  Selain itu, Cosmas pun menuturkan bagaimana jejak langkah kesuksesaan pembangunan yang diraih gubernur Victor dan Jos dalam jangka waktu dua tahun terakhir. Menurut Cosmas ada perhatian serius pemerintah provinsi terhadap pembangunan jalan provinsi di NTT. Dan hal ini terbukti melalui daya upaya keberanian Pemprov. NTT untuk meminjam uang pada pihak ketiga dengan tujuan utama menuntaskan persoalan jalan provinsi di seluruh Kabupaten/Kota di NTT.

“salah satu keberanian gubernur kita adalah berani ambil langkah untuk lakukan pinjaman kepada pihak ketiga demi menuntaskan persoalan pembangunan di daerah ini. Ini adalah sejarah baru dan pertama dilakukan kepala daerah selama perjalanan daerah ini” Tandas Cosmas

Menjawab media ini terkait kretifitas dan daya inovasi dari Lembaga ini sebagai lembaga konseptor pembangunan NTT tidak lain Cosmas mengatakan pada prinsipnya setiaa kegiatan pembanguunan sudah memiliki aturan mainnya serta petunjuk teknis(Juknis) dan petunjuk pelaksanaan(Juklak) merupakan pijakan yang harus diikuti serta menjadi pedoman dalam setiap kegiatan pembangunan. “ Kita bekerja sesuai aturan. Regulasi dan seluruh petunjuk teknis sudah ada dan kita dituntut untuk bekerja mengikuti semua  aturan yang berlaku” Tandas Cosmas.

Sebagai catatan bahwa dalam mendukung pembangunan NTT untuk mewujudkan NTT Bangkit,NTT Sejahtera yang oleh gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat hadir sebagai motivator pembangun manusia NTT tentunnya spirit tersebut harus melekat dan dihidupkan oleh masyarakat NTT.“gubernur kita adalah seorang motivator yang handal sehingga sangat disayangkan jikalau kita masyarakat harus tetap terpaku pada pola kerja lama, kerja yang loncatan biasa-biasa. Kita dituntut untuk berkerja diluar kebiasaan kita” Jelas Cosmas.

Kembali pada topik berita ini bahwa mengamati fenomena kegiatan pembangunan NTT yang pada setiap tahun selalu dilakukan kegiatan pembangunan namun realitanya sampai saat ini kemajuan daerah hampir tetap statis. Hal ini oleh Cosmas bahwa karena pola pendekatan pembangunan pemerintah berorientasi proyek maka sudah pasti untuk menjangkau asas manfaat yang berkelanjutan  sudah tentu tidak mencapai titik mksimal. (frondes)

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.